BUKAN KAYA DULU, BARU UMROH (PERJALANAN HATI ORANG BIASA MENUJU BAITULLAH)
Banyak orang memendam keinginan untuk umroh, tetapi menganggap perjalanan menuju Baitullah hanya mungkin bagi mereka yang sudah kaya dan hidup berkecukupan. Pemikiran inilah yang sering membuat impian tersebut terus tertunda. Buku Bukan Kaya Dulu, Baru Umroh hadir sebagai refleksi sekaligus panduan spiritual dan finansial bagi orang-orang biasa yang ingin menjawab panggilan Allah meski dalam k eterbatasan.
Melalui pengalaman nyata penulis, buku ini mengajak pembaca memahami bahwa perjalanan menuju Tanah Suci tidak selalu dimulai dari tabungan yang besar, melainkan dari hati yang mulai dipenuhi rindu, niat yang dijaga, serta langkah kecil yang dilakukan secara konsisten. Buku ini membahas perjalanan batin ketika hati mulai dipanggil menuju Baitullah, proses mengubah keinginan menjadi niat, strategi realistis mengumpulkan dana umroh, hingga berbagai kesalahan yang sering membuat seseorang gagal berangkat. Tidak hanya berisi motivasi spiritual, buku ini juga dilengkapi panduan praktis seperti strategi menabung, pengelolaan keuangan sederhana, side hustle, hingga bonus printable berupa template tabungan dan vision board umroh. Semua disajikan dengan bahasa yang hangat, emosional, dan dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia.
Pada akhirnya, buku ini ingin menyampaikan bahwa umroh bukan hanya tentang kemampuan finansial, melainkan tentang keberanian melangkah dan keyakinan bahwa Allah mampu membuka jalan dari arah yang tidak disangka-sangka. Melalui buku ini, pembaca diharapkan tidak lagi menunggu kaya terlebih dahulu untuk bermimpi menjadi tamu Allah, tetapi mulai bergerak, menjaga niat, dan bertawakal kepada-Nya.
Ine Agustine
- Tahun
- 2026
- ISBN
- DALAM PROSES